Pernah ada komentar tentang suatu acara antar-agama di Australia bahwa doa wakil agama-agama yang lain dalam acara itu jelas berbau agamanya masing-masing, tetapi doa wakil orang Kristen umum saja. Orang Kristen Barat sering merasa agak malu di depan penganut agama-agama yang menderita dan diremehkan di bawah penjajahan Barat.
Rasul Paulus tidak malu demikian (a.12), tetapi bukan karena kesanggupan Paulus sendiri (a.5). Sebaliknya, dalam 2 Kor 1 jelas bahwa Paulus hampir meninggal (1:8-11), dan juga mengecewakan jemaat di Korintus (1:15-24). Perikop kita mau menegaskan bahwa keberanian Paulus berasal dari Injil yang dilayankan.
Ditulis oleh abuchanan