Hasil olah raga

Juli 17, 2008

Sepeda.jpg Sebentar lagi saya menjadi manusia nirmobil (to tae oto?). Ya, saya tahu itu keadaan mayoritas penduduk bumi, termasuk di Indonesia. Tetapi di Australia cukup sulit orang hidup tanpa mobil. Biasanya orang berbelanja di supermarket dan makanannya disimpan di kulkas, sehingga bisa sepuluhan kantong plastik mau dibawa pulang. Tetapi tidak ada becak! Jarang lagi ada toko kecil yang dekat rumah. Malah, ada cukup banyak tempat (di kota) tanpa angkutan umum sama sekali.

Hanya, memiliki mobil itu mahal. Karena pajak, asuransi wajib dan asuransi yang praktis wajib, memiliki mobil yang tidak pernah bergerak sudah menghabiskan 15 juta per tahun, sebelum diservis (paling sedikit 2 juta satu kali) dan membayar bensin (BBM tidak disubsidi—malah ada pajak tambahan—sehingga satu liter sekarang kurang lebih 12rb rupiah; berarti paling sedikit 1.000 rupiah setiap kilometer untuk bensin saja).

Untung saya tinggal di tempat yang lumayan bagus transpornya (ada kereta api kota dan bus) sehingga saya bisa membayangkan hidup tanpa mobil. (Apalagi sekarang bisa berbelanja lewat internet!) Tempat tinggal saya juga tidak terlalu jauh dari sekolah (10km). Jadi, saya kembali ke kenderaan sepeda—hemat bensin, dan bertambah olah raga. Hasilnya sudah mulai nampak:

Hasil olah raga


Penduduk asli menyambut sesama…

Maret 7, 2008

Klik untuk melihat ukuran besar Memang kanguru mengenali orang Australia sejati (klik foto untuk diperbesar).

Sayangnya kanguru tidak mengenali lalu lintas, sehingga meloncat ke tengah jalan pas di depan atau di sisi mobil yang berkecepatan tinggi. Di jalan raya antar-kota di berbagai daerah, biasa saja melihat bangkai kanguru di samping jalan itu. Mobil yang ditabrak biasanya mengalami kerusakan, misalnya lubang di pintu atau bagian depan. Sepeda yang ditabrak akan hancur. Saudara sepupu saya sedang bersepeda menurun dengan kecepatan 60 km per jam ketika ditabrak kanguru. Untung hanya tulang yang patah.

Bagaimanapun juga, itu binatang yang lucu, dan tetap digemari. Baik di kebun binatang maupun di restaurant.