Mati lampu di Australia!?!

Electric Bedside Clock-RadioDi sini ada foto jam elektrik yang ada di samping tempat tidur saya. Adakah seperti itu di Toraja? Soalnya, begitu mati lampu—biar 0,1 detik saja—alatnya akan mati dan harus disetel kembali. Berarti di Toraja paling sedikit sehari satu kali, kan? Tetapi di tempat saya jam itu sudah berfungsi tanpa gangguan sejak saya pindah, akhir Desember yang lalu. Sedetik pun tidak ada mati lampu selama hampir dua bulan.

Hal itu saya komentari kepada kelompok doa di luar Sydney beberapa malam yang lalu. Saya menginap di sana karena jauh, dan besoknya pagi, tahu-tahu mati lampu! Karena tidak ada elpiji di sana, saya tidak jadi minum kopi (KDG). Mereka bergurau itu terjadi karena komentar saya sebelumnya!

Kelompok doa itu berkumpul secara teratur untuk mendoakan pekerjaan Allah di seluruh dunia. Di kelompok itu sendiri ada yang pernah melayani di Afrika, Amerika Selatan dan Asia. Hebat!

Pos ini dipublikasikan di Pribadi dan tag . Tandai permalink.

2 Balasan ke Mati lampu di Australia!?!

  1. Alberthin Banne berkata:

    Ye….tidak ada jam elektrik seperti itu di Toraja Pak, makanya bawa pulang aja pak kalau bpk pulang ke Indonesia (Toraja) he…he…he saya berminat pak. Duh kacian deh Ambe’….gara-gara mati lampu gak minum kopi, berarti Toraja masih hebat dikit dong pak karena biar mati lampu tetap bisa minum kopi.

    BTW, saya ketemu satu orang Australia di Thailand yang ikut meeting juga. Nmanya Gabriella (Geby) tapi saya kurang tahu persisnya dimana tinggal di Australia. Dia kerja mengurusi suku Aborigin (meeting di Thailand memang topik utamanya ttg indigenous people.

  2. abuchanan berkata:

    Lho, jam elektrik itu gengsi aja di Toraja karena tidak akan bertahan satu hari. :) Kemarin saya ketemu orang yang bilang dia menyimpan kompor elipiji kalau-kalau mati lampu (misalnya kalau badai dan ada kabel terputus bisa mati beberapa jam). Banyak rumah di sini juga pakai kompor elpiji, yang dipasok dari pipa seperti air ledeng, atau pakai tabung. Kompor elpiji jauh lebih nyaman dari kompor listrik.
    Soal suku Aborigin rumit. Di Australia baru-baru ini ada pengakuan (Sorry) kepada suku Aborigin dari pemerintah tentang berbagai kebijakan pemerintah. Sekarang ada program darurat sedang berjalan. Efektif tidak belum jelas. Pasti menarik bicara sama Gaby.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s