Kej 28:10-22

Pada saat cerita ini, Yakub bermasalah. Dia harus melarikan diri dari kakaknya yang marah karena ditipu. Pelarian ini adalah ancaman terbesar selama itu terhadap janji Allah. Apakah Yakub, yang kelihatannya telah dipilih Allah sebagai penerus janjinya (Kej 25:23), akan sempat kembali ke tanah yang dijanjikan?

Dalam mimpi Allah menampakkan diri kepadanya. Janji-Nya diteguhkan, dengan beberapa tambahan yang cocok untuk keadaan Yakub. Dia berjanji untuk menyertai Yakub, sama seperti kepada Ishak pada suatu saat krisis (26:3). Dia juga berjanji bahwa Yakub akan kembali dari pembuangannya.

Yakub sadar bahwa tempatnya adalah “pintu gerbang sorga” (28:17). Setelah pengusiran manusia dari taman Eden tempat Allah berjalan-jalan, titik temu antara Allah dengan manusia menjadi langka. Fungsi titik temu itu diambil alih oleh Bait Allah (itu artinya Betel, walaupun tempatnya kemudian di Yerusalem), dan kemudian Yesus yang menjadi tangga yang menghubungkan sorga dan bumi (Yoh 1:51).

Tanggapan Yakub itu takut. Sebagai orang dari budaya Barat yang berusaha sekeras-kerasnya untuk menghilangkan semua misteri, saya harus belajar dari reaksi itu. Mungkin orang yang biasa takut akan pohon yang keramat harus belajar untuk takut akan Allah. Tetapi sama-sama jangan kita “menganggap sepi” kemurahan Allah (Rom 2:4) dengan dalih bahwa akibat sikap remeh kurang nampak.

Kemudian Yakub membangun sebuah tiruan dari pengalamannya. Batu yang di atasnya dia bermimpi didirikan seperti tangga dalam mimpi itu, dan “kepala” (ujung) batu itu diminyaki. Mungkin saja sebuah respons “psikomotorik” demikian bisa berguna untuk melestarikan signifikansi suatu pengalaman yang bermakna. Tetapi saya mau mengusulkan bahwa salib Kristus adalah tugu yang paling bermakna bahwa Tuhan akan menyertai kita melalui pengembaraan dalam dunia ini sampai kita kembali ke tahan yang dia janjikan, langit dan bumi yang baru itu.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kejadian dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s