Kis 5 Hidup dan misi jemaat

Gambaran tentang gereja perdana dalam pasal-pasal awal Kisah Para Rasul menonjolkan hidup jemaat dan misi pemberitaan. Kedua segi itu saling berkaitan. Dua kali Lukas mengatakan bahwa jemaat disukai dan jumlahnya bertambah (2:47; 5:13-14). Kedua kali itu mengantarkan dua cerita tentang pemberitaan Petrus dan Yohanes di Bait Allah. Di antara kedua kali itu ada doa jemaat (hidup bersama) tentang misi pemberitaan (4:23-31). Cerita tentang Ananias dan Safira (5:1-11)—yang sepadan dengan peristiwa mengenai Akhan di Yerikho—mengingatkan bahwa jemaat perdana tidak sempurna. Namun, para rasul tetap takut akan Allah.

Kemudian, golongan Saduki yang termasuk pimpinan tertinggi “bangkit” untuk menanggapi gerakan yang makin populer ini (5:17). Terjemahan biasa mengatakan bahwa mereka iri hati, maksudnya terhadap sukses jemaat perdana. Tetapi kata zelos dapat juga berarti sangat giat (lihat Rom 10:2) dalam membela iman Yahudi, seperti gerekan Zelot. Apakah mereka mengingini “kesuksesan” para rasul, atau mereka merasa terancam dan harus bertindak (seperti a.28)? Saya teringat akan reaksi gereja-gereja mapan terhadap gerakan-gerakan baru (seperti Pentakosta), bahkan akan reaski agama dominan ketika agama lain menarik pengikut baru.

Allah bermain-main dengan mereka melalui malaikat yang membawa para rasul keluar dari penjara, sehingga mereka kebingungan. Apakah hal itu memicukan nasihat Gamaliel yang berhikmat itu? Gamaliel menganggap bahwa Allah akan bertindak dalam sejarah untuk menunjukkan siapakah Mesias palsu, tetapi bukankah Allah sudah bertindak dengan melepaskan para rasul dari penjara? Kalaupun ironi usulan Gamaliel disadari oleh Gamaliel sendiri, hal itu sama sekali tidak disadarkan oleh sidang itu. Mereka sempat melampiaskan kemarahan mereka dengan penyesahan, tetapi para rasul dilepaskan dan “jumlah murid makin bertambah” (6:1).

Di pertengahan cerita ini ada jawaban Petrus. Secara ringkas Petrus memberitakan Injil, yaitu tindakan Allah dalam Kristus sehingga pertobatan dan pengampunan ditawarkan kepada Israel. Walaupun berhadapan dengan ybs, Petrus tidak mengurangi tuduhannya tentang ketidakadilan mereka “membereskan” Yesus. Dia menunjukkan suara kenabian sekaligus pemberitaan Injil.

Petrus memiliki misi. Mahkamah Agung hanya mau mempertahankan kedudukan. Kita bagaimana?

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kisah Para Rasul dan tag . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Kis 5 Hidup dan misi jemaat

  1. Ping balik: Kis 9 Allah memanggil alat pilihan-Nya « To Mentiruran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s