Kis 3:1-10

Dalam kisah ini kita melihat satu segi dari gambaran umum dalam Kis 2:42-47, termasuk 2:43b dan 2:46a. Hal itu perlu diamati, karena yang dilakukan para rasul adalah bagian dari kesaksian seluruh jemaat, suatu pertanda—seperti kesatuan jemaat dan pembagian harta milik—bahwa ciptaan baru (“kerajaan” 1:6) mulai didirikan. Meskipun kehebatan tanda dan mujizat dan keberanian bersaksi mendapat sorotan besar dalam kitab ini, kesatuan juga mendapat sorotan (doa bersama 4:23-31), serta pembagian harta milik dalam pelanggarannya (Ananias dan Safira dalam 5:1dst).

Sebaliknya, bukan hanya keharmonisan tetapi juga keberanian gereja perdana yang diberi tekanan oleh Lukas. Petrus ternyata sudah belajar dari pelatihannya seperti dalam Luk 10, dan tanpa ragu menawarkan penyembuhan dalam nama Kristus (3:6), kemudian mengambil kesempatan untuk berkhotbah (3:12dst). Mungkin hanya sedikit orang sejak zaman para rasul yang diberi karunia penyembuhan sehebat mereka, tetapi kesempatan untuk memberi pertolongan yang mengubah hidup dalam nama Kristus tetap ada. Kadangkala memberi sedekah dan berjalan terus justru lebih gampang.

Kasih karunia Allah ditunjukkan oleh ketidakmengertian si pengemis, yang menatap kepada Petrus dalam harapan yang sangat sempit. Namun, Allah tetap menolongnya lewat Petrus. Tanggapannya cocok sekali—berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah. Pujian itu menjadi kesaksian tersendiri (3:9-10). Kalau saya memikirkan bagaimana sempitnya dan lumpuhnya hidup saya tanpa Kristus, semestinya saya juga siap gembira dan bersaksi!

Pos ini dipublikasikan di Kisah Para Rasul dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s