Kis 6:8-15 Seorang pengikut Kristus

Ada yang mengusulkan bahwa kita harus mengikuti Yesus, bukan para pengikut Yesus. Bagi Lukas dalam perikop ini perbedaan itu tidak berlaku. Kisah Stefanus justru menunjukkan kesejajaran dengan Yesus. Stefanus melakukan berbagai tanda di depan umum sehingga menimbulkan perlawanan, namun lawannya tidak bisa mengalahkannya (Kis 6:8-10). Kemudian dia diseret ke hadapan Mahkamah Agung atas tuduhan palsu mengenai Bait Allah (6:13-14). Ketika dia mau meninggal dia berdoa supaya para pembunuhnya diampuni (7:60). Dalam kuasa Roh Kudus Stefanus menjadi pengikut Kristus yang sejati.

Namun ada juga perbedaan yang menunjukkan bahwa Stefanus hidup dalam tahap setelah Yesus dalam Kisah Agung Alkitab, yaitu zaman Roh dan pemberitaan yang merupakan hasil kematian dan kebangkitan Kristus. Mukanya “seperti seorang malaikat” (6:15) barangkali karena adanya Roh Kudus (6:10). Kemudian dia berbicara panjang lebar, beda dari Yesus yang kesaksian-Nya pada pengadilan-Nya pendek. Pun kematian Stefanus tidak membawa perjanjian baru seperti kematian Yesus (Lk 22:20). Pengikut Yesus seperti Stefanus menunjukkan bagaimana kita mengikuti Yesus bukan dengan peniruan tetapi dengan cara yang cocok dengan tahap kita dalam sejarah Kerajaan Allah, yaitu zaman Roh yang juga merupakan zaman pemberitaan.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kisah Para Rasul dan tag , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Kis 6:8-15 Seorang pengikut Kristus

  1. Ping balik: Kis 7:1-53 « To Mentiruran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s