8. Nubuatan hukuman

Dalam nubuatan PL ada dua golongan besar: nubuatan hukuman dan nubuatan keselamatan. Nubuatan hukuman memperingatkan Israel akan akibat tidak taat kepada Allah. Banyak nubuatan demikian digenapi ketika Israel (kerajaan utara) kemudian Yehuda (kerajaan selatan) dibuang. Tetapi para nabi tidak menganggap bahwa Allah sudah meninggalkan Israel, sehingga selalu ada juga nubuatan keselamatan, bahwa Allah akan bertindak setelah hukuman untuk mengembalikan bahkan memperbaharui Israel. Tentu, setiap nabi bernubuat dalam konteks tertentu yang perlu dipahami (biasanya ayat 1:1 menyampaikan informasi terpenting soal itu). Komentar ini memberi suatu garis besar untuk mengarahkan pemahaman dalam konteks Kisah Agung Alkitab.

Sebagai contoh nubuatan hukuman saya mengangkat Mikha 6. Dua bagian besar dalam sebuah nubuatan hukuman adalah perincian dosa (9-12) dan hukuman (13-16). Mikha 6 juga menempatkan kedua hal itu dalam konteks suatu pengadilan (1-2) dengan tanya jawab antara Allah dengan Israel (aa.3-5 Allah menunjukkan kebaikan-Nya; aa.6-7 Israel mengeluhkan beratnya tuntutan Allah; a.8 Allah mengingatkan mereka bahwa tuntutan-Nya justru sederhana, itu yang mendasari aa.9-12). Nah, jika ada pengadilan dalam Mikha 6, dasar hukumnya apa? Jawabannya perjanjian Allah dengan Israel. Setiap bagian berhubungan dengan perjanjian itu: aa.3-5 dengan permulaannya karena anugerah Allah; aa.6-12 dengan tuntutannya; aa.13-16 dengan kutuk jika dilanggar. Yang tersurat dalam Mikha 6 saya anggap tersirat dalam semua nubuatan hukuman. Dasar hukuman Allah adalah perjanjian-Nya dengan Israel yang di dalamnya Allah menunjukkan kasih-Nya dalam menyelamatkan Israel dan juga menawarkan berkat atau kutuk.

Bagaimana ditafsir? Bagian perincian dosa tidak terlalu sulit, apalagi dalam konteks Indonesia yang melihat banyak masalah yang sama: agama yang munafik dan ketidakadilan. Penting bahwa kebencian Allah terhadap hal-hal itu disampaikan dengan jelas. Namun, jangan sampai anugerah Allah sebagai dasar terlupa. Ketidakadilan adalah dosa terhadap Allah juga, karena membalas kebaikan-Nya dengan kejahatan. Berlaku tidak adil dsb menunjukkan bahwa kita menganggap pengorbanan Kristus kurang sebagai bukti kasih Allah (pengorbanan Kristus dalam PB sejajar dengan keluaran Israel dari Mesir).

Yang lebih sulit ialah menafsir hukuman Allah. Dalam pengamatan saya pendeta cenderung menafsir hukuman Allah sebagai akibat sementara dalam kehidupan ini. Nah, jelas bahwa dosa ada akibatnya sekarang, bisa sebagai hukuman langsung dari Allah (seperti Ananias dan Safira) dan juga sebagai akibat alami (dibahas lain kali terkait dengan kitab Amsal). Tetapi jika hukuman dalam para nabi merujuk pada pembuangan maka maknanya terkait dengan hukuman eskatologis. Israel dibuang dari hadirat Allah seperti Adam dan Hawa diusir dari taman Eden, dan bahasa Yesus ketika berhadapan dengan Israel yang munafik dan tidak adil adalah bahasa neraka (Mt 23:33).

Hukuman juga dilihat dalam rangka pembersihan. Yes 1:21-26 menggunakan kiasan pemurnian logam untuk menunjukkan mengapa Tuhan harus bertindak terhadap Israel. Dalam aa.27-28 hal itu berarti bahwa orang-orang berdosa harus dihancurkan. Orang-orang itu tidak cocok dengan umat yang sudah disempurnakan. Zefanya melihat pembersihan itu pada skala segenap bumi (Zef 1:2). Dalam Yes 53 pemurnian Israel dihasilkan di depan bangsa-bangsa (Yes 52:15) dalam sosok seorang Hamba. Tentu PB melihat Yesus sebagai Hamba itu. Hal itu akan dijelaskan lebih lengkap dalam kaitan dengan nubuatan keselamatan.

Seri Pemahaman PL

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Seri Pemahaman PL dan tag , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke 8. Nubuatan hukuman

  1. Ping balik: Yes 1:10-20 Mengapa menjemuhkan Allah? « To Mentiruran

  2. Ping balik: Zef 1:1-7 Hukuman umat Allah « To Mentiruran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s