Ef 1:15-23 Doa untuk pengharapan

Ada tiga kebaikan rohani yang sering disebutkan bersama oleh Paulus, yaitu iman, pengharapan dan kasih. Dalam aa.15-16, Paulus bersyukur bahwa jemaat di Efesus sudah memiliki iman dan kasih. Kemudian dia berdoa supaya mereka mengerti pengharapannya. Sepertinya banyak jemaat sekarang yang berusaha beriman dan mengasihi. Apakah yang dibutuhkan sekarang adalah doa supaya pengharapan jemaat kuat dan tepat?

Paulus memulai doanya tentang pengharapan dengan menyebutkan Roh dan pengenalan akan Allah (a.17). Roh hikmat dan wahyu yang memampukan penerangan mata hati dan pengertian dalam ayat berikut. Kemudian, pengenalan akan Allah-lah yang menjadikan hal-hal dalam aa.18-19 indah.

Isi harapan dijelaskan dalam aa.18-19. Dalam a.18 ada bagian yang ditentukan, alias warisan. Hal itu terkandung dalam panggilan seorang percaya sebagaimana sudah dijelaskan Paulus dalam a.14, yaitu dengan percaya kepada Kristus Roh Kudus menjadi jaminan bahwa kita akan memperoleh seluruh bagian kita dengan menjadi milik Allah. Dalam a.18 Paulus mau menegaskan bahwa bagian ini mulia dan kaya. Secara tersirat bagian ini dapat dibandingkan dengan hal-hal yang biasa kita anggap mulia dan kaya, seperti hormat dan kekayaan. Mata hati yang diterangi oleh Roh Kudus dapat melihat bahwa warisan Allah jauh lebih mulia dan kaya. Pengharapan yang demikian tentu akan memenuhi seluruh hidup kita.

Dalam a.19 Paulus menyebutkan kuasa Allah sebagai sorotan pengharapan. Maksudnya, pengharapan bukan hanya untuk dunia baru, tetapi juga untuk sekarang, yaitu bahwa ada kuasa Allah tersedia bagi kita. Untuk memahami kuasa Allah itu Paulus melihat ke kebangkitan dan kenaikan Kristus. Artinya bahwa kuasa Allah mampu membawa kehidupan dari maut (a.20a; bnd. 2:5) dan menempatkan Kristus di atas segala kuasa (aa.20b-22), sehingga jemaat yang juga berada di dalam Kristus turut aman dari segala kuasa yang mengancam (a.23; bnd. 2:6).

Yang disebut “pemerintah dan penguasa” dsb dalam a.21 kemungkinan besar dibaca oleh orang di Efesus sebagai roh-roh yang menguasai dan mengancam dunia manusia. Ada yang beranggapan bahwa bagi Paulus kuasa-kuasa seperti pemerintahan, ekonomi dan budaya termasuk di dalamnya. Saya rasa tidak usah artinya dipersempit. Di dalam Kristus kita diberi kuasa atas semuanya, dalam artian bahwa warisan kita tidak dapat terganggu, dan juga bahwa kita dimampukan untuk melakukan pekerjaan baik yang dipersiapkan Allah (bnd. 2:10).

Jadi, pengharapan yang dimaksud Paulus adalah pengharapan akan warisan pada zaman baru yang jauh melampaui segala yang ada dalam zaman ini, dan juga kuasa untuk bekerja dalam zaman ini sampai semua musuh Allah dikalahkan (a.22). Pengharapan yang demikian akan berarti jemaat yang tabah dalam iman dan giat dalam kasih. Semoga kuasa Allah yang diperlihatkan dalam kenaikan Yesus Kristus menjadikan pengharapan kita kuat dan tepat.

Pos ini dipublikasikan di Efesus dan tag . Tandai permalink.

3 Balasan ke Ef 1:15-23 Doa untuk pengharapan

  1. eva kristiaman berkata:

    Bagus sekali, terima kasih! Pagi ini saya membaca perikop ini dan merenungkannya, dan luar biasa ya yang dapat kita peroleh dalam Kristus. Saya suka sekali terjemahan Alkitab New Living Translation, khususnya ayat 18, “I pray that your hearts will be flooded with light…” tepat dan bagus sekali Pak Andrew menjelaskan “terang/ light” di sini adalah “pengenalan akan Allah”, bahkan ditegaskan dua kali di alinea kedua.

    Pertanyaan yang diajukan Pak Andrew di akhir alinea pertama sangatlah tepat, perlu dan penting! Merenungkan ayat-ayat ini dan maknanya, dalam-dalam, pagi ini… saya bertanya pada diri, “Apakah isi doa saya bagi jemaat? Apakah sebagai pelayan Tuhan isi doa saya bagi jemaat bobot dan hatinya sama dengan doa rasul Paulus bagi jemaat Efesus ini?” Untuk bisa menaikkan doa yang tepat seperti ini tentunya saya harus memiliki pengenalan akan Allah yang tepat dan kuat pula!

    Terima kasih sekali, Tuhan memberkati dan menyertai Bapak!

  2. Terima kasih, bapak telah berusaha membantu kami dengan mengirim tulisan ini lebih awal dari biasanya, saya pribadi sangat tertarik dengan tulisan-tulisan bapak yang sungguh singkat padat. Saya sependapat dengan komentar Eva “Pertanyaan yang diajukan Pak Andrew di akhir alinea pertama sangatlah tepat, perlu dan penting! Merenungkan ayat-ayat ini dan maknanya, dalam-dalam, pagi ini… saya bertanya pada diri, “Apakah isi doa saya bagi jemaat? Apakah sebagai pelayan Tuhan isi doa saya bagi jemaat bobot dan hatinya sama dengan doa rasul Paulus bagi jemaat Efesus ini?” Untuk bisa menaikkan doa yang tepat seperti ini tentunya saya harus pengenalan akan Allah yang tepat dan kuat pula!”

    Terima kasih bapak, Tuhan kiranya memberkati kita semua dalam pelayanan, untuk saling mendoakan dalam pengharapan kepada Kristus.

  3. abuchanan berkata:

    Saya sangat bersyukur jika penguatan yang saya terima dari Firman Allah dapat dibagikan kepada pembaca, lebih lagi jika dikembangkan oleh tanggapan pembaca. Terima kasih, Ibu Eva, Pak Pdt Marthen, atas komentarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s