Mk 14:12-16 Menghadapi panggilan-Nya dengan sengaja

Perikop ini merupakan satu adegan dalam alur cerita kesengsaraan Kristus. Dalam nubuatan Yesus pada p.13, Dia berbicara tentang berbagai unsur terkait dengan kedatangan Kerajaan Allah, seperti siksaan terberat serta pemuliaan Anak Manusia, yang antara lain mengungkapkan makna kematian dan kebangkitan-Nya (untuk penjelasan lebih lanjut lihat bagian akhir dari Mt 24 Bait Allah dirobohkan). Yesus menuju puncak dari panggilan-Nya untuk “memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang” (Mk 10:45). Salah satu tema dalam penceritaan Markus ialah bahwa bahwa Yesus menuju puncak itu dengan sengaja, bukan sebagai korban yang tidak berdaya. Perikop ini mendukung tema itu.

Kematian Yesus mulai dikaitkan dengan Paskah pada 14:1, dengan Markus menyampaikan keputusan pimpinan Yahudi untuk membunuh Yesus, dua hari sebelum Paskah. Pengurapan Yesus dengan minyak oleh seorang perempuan mendukung bahwa Yesus melihat kematian-Nya mendekat (14:8), dan sepertinya menggerakkan Yudas untuk pergi untuk mengkhianati Yesus (14:10). Karena penawaran Yudas itu, rencana pembunuhan itu dapat dipercepat (a.2, 11).

Pada a.12 sudah tiba waktunya untuk merayakan Paskah. Domba-domba Paskah disembelih pada siang hari di Bait Allah, kemudian dibawa pulang untuk dimakan di rumah antara petang dan tengah malam. Paskah itu harus dimakan di dalam tembok Yerusalem. Ternyata Yesus sudah merencanakannya dengan tepat. Ada penghuni Yerusalem yang sudah diminta untuk mempersiapkan suatu tempat. Ada lambang yang sudah diatur, yaitu seorang (laki-laki) yang membawa kendi berisi air. (Biasanya perempuan yang membawa air.) Yesus mengatur semuanya tanpa sepengetahuan murid-murid-Nya, kemungkinan besar karena Dia tidak mau supaya si pengkhianat mengetahui tempatnya (bahwa Yesus tahu Dia akan diserahkan jelas dalam a.18; bnd. Mk 9:31 dan 10:33). Paskah harus dirayakan dengan murid-murid-Nya tanpa halangan, baru setelah itu Yesus akan membiarkan diri-Nya ditangkap.

Salah satu maksud utama Markus dalam p.14 ini adalah pengajaran tentang makna kematian Yesus, termasuk bahwa Yesus menujunya dengan sengaja. Tetapi mungkin dalam a.16 tema kemuridan muncul juga. Para murid tidak mempertanyakan pesan Yesus melainkan melakukannya. Dengan demikian rencana Yesus, termasuk penyampaian ajaran tentang makna kematian-Nya (aa.22-25), dapat terwujud. Semoga ketaatan kita juga ikut serta dalam rencana-rencana-Nya sekarang.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Markus dan tag , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Mk 14:12-16 Menghadapi panggilan-Nya dengan sengaja

  1. abuchanan berkata:

    Memang ada komitment pada Yesus, tetapi juga ada rencana. Dari Mk 10:45 itu Yesus memahami panggilan Allah bahwa Dia harus mengorbankan diri-Nya bagi kita. Jadi, Yesus ke Yerusalem dalam rangka rencana itu. Dia jadi disalibkan bukan karena kebetulan, bukan karena kecelakaan, tetapi dengan sengaja.

  2. Abi Tandiseru berkata:

    DENGAN SENGAJA === KOMITMENT? :) :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s