Luk 10:38-42 Menerima Yesus dengan sejati (2 Sep 2012)

Dalam menafsir perikop yang pendek ini, saya dibantu dengan memperhatikan penyusunan kalimat dan kosa kata dalam bahasa Yunani, tetapi saya paling dibantu dengan memperhatikan konteks dalam kitab. Penafsiran yang lepas dari konteks bisa saja keliru, misalnya, bahwa maksud perikop ini adalah bahwa hanya penelaahan Alkitab yang penting. Padahal, kalimat pas sebelum perikop ini berbunyi, “Pergilah, dan perbuatlah demikian!” Konteks mempertajam maksud dari sebuah perikop, dan perikop yang sudah lama saya kenal ini mendapat kejelasan baru ketika saya membaca di sekitarnya.

Penggalian Teks

Perikop ini terletak antara dua perikop yang lain yang juga terkenal, perumpamaan tentang orang Samaria yang murah hati (10:25-37) dan ajaran Yesus tentang doa (11:1-13). Perumpamaan itu mulai dengan pertanyaan tentang hidup yang kekal, dengan jawaban tentang kasih kepada Allah dan sesama (10:25-27). Perumpamaan itu mempersoalkan kasih kepada sesama, tetapi bukan kasih kepada Allah. Sepertinya cocok untuk melihat bahwa perikop kita serta perikop berikutnya menunjukkan bagaimana mengasihi Allah, yakni, dengan mendengarkan Yesus dan berdoa (untuk menerima Roh Kudus, 11:13). Semuanya dalam rangka Kerajaan Allah yang dekat (10:11).

Ceritanya sederhana. Sesuai dengan pola yang disampaikan dalam 10:5 dst, Yesus dan murid-murid-Nya diterima di rumah Marta. Marta adalah fokus di sini, tetapi dalam perbandingan dengan saudaranya Maria. Marta menerima rombongan Yesus (38b), sedangkan Maria duduk dekat kaki-Nya (39a). Maria mendengarkan Yesus terus-menerus (39b), sedangkan Marta sibuk melayani (40a). Berapa orang yang mau dilayani? Jumlahnya tidak disebutkan, tetapi silakan dipikirkan, selain murid-murid Yesus sendiri, apakah akan ada dari tetangga-tentangga yang juga datang untuk mengamati Sosok yang terkenal itu. Jadi, sibuknya Marta dapat dibayangkan. Kata yang dipakai berarti bahwa perhatiannya ke sana ke mari, saking banyaknya hal yang mau dipikirkan. Mungkin dalam bahasa modern kita akan mengatakan bahwa dia sedang stres.

Dalam a.40b dikatakan bahwa Marta juga mendekati Yesus, tetapi kata yang dipakai agak kasar: bukan mendekati dengan halus melainkan mendekati secara mendadak atau mendesak. Ucapannya juga seakan-akan mempersalahkan Yesus karena saudaranya. Bukannya dia mendekati Maria untuk mengajak dia membantu, melainkan dia mau agar Yesus menyuruh Maria untuk membantu dia. Kehadiran Yesus telah menyusahkan dia, sehingga Yesus yang dianggap bertanggung jawab untuk meringankan bebannya.

Dalam 12:14 Yesus menolak untuk menjadi hakim antara dua saudara soal warisan. Tetapi di sini, Yesus berpihak. Kesusahan Marta berasal dari kekhawatiran (41). Marta menganggap bahwa banyak hal perlu terkait dengan adanya banyak tamu, tetapi menurut Yesus hanya satu hal perlu, dan itulah yang dilakukan Maria, yakni, mendengarkan pemberitaan Yesus. Yesus tidak mau bahwa tuntutan yang berasal dari kekhawatiran menarik orang dari hal yang pokok dalam mengasihi Allah, yakni, mendengarkan Yesus, Anak-Nya (bdk. 10:21-22).

Adalah menarik bahwa setelah perumpamaan yang menekankan pentingnya kasih yang praktis, Marta yang bertindak itu dikecam. Tetapi perbandingannya di sini bukan antara mendengar dengan bertindak, melainkan antara mendengar dengan khawatir. Ajaran Yesus adalah ajaran yang membebaskan kita dari kesibukan dan stres yang tidak tepat.

Maksud bagi Pembaca

Lukas mau supaya kita menyambut kedatangan Kerajaan Allah dengan memusatkan perhatian kepada Yesus dan ajaran-Nya. Hal itu khususnya berlaku bagi yang giat dalam pelayanan tetapi terancam lupa akan apa yang pokok dalam pelayanan itu, dan malahan mau menyeret orang lain dari apa yang pokok itu. Marta menerima Yesus (a.38b), tetapi tanpa sengaja mau menghalangi saudaranya mendengarkan Yesus.

Makna

Dalam Luk 12:31, Yesus menanggapi masalah kekhawatiran dengan ucapan, “carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu.” Marta belum memiliki fokus pada Kerajaan Allah, sehingga diliputi oleh kekhawatiran. Kita tidak tahu persisnya, tetapi satu kemungkinan, beranjak dari konteks sekarang, dia sibuk mempersiapkan hidangan yang “cukup”, alias mewah, sehingga kesempatan yang luar biasa dengan hadirnya Yesus dilewatkan karena kesibukan itu. Tentu, banyak orang yang menjadi sibuk dengan hal-hal yang kurang penting, sehingga tidak ada waktu untuk yang paling penting. Kehadiran Yesus, jika mereka berterus terang, agak merepotkan. Beberapa program di bawah payung Gerakan Cinta Alkitab yang diselenggarakan oleh sinode Gereja Toraja mau membantu jemaat untuk kembali pada jalur Maria.

Apakah pelayanan jemaat bisa juga sibuk dan pusing di sekitar hal-hal yang tidak penting? Di Sydney, Australia, ada beberapa konferensi pemuda kristen yang dihadiri oleh beribu-ribu pemuda dari beratus-ratus jemaat setiap tahun, dalam sebuah negara yang rata-rata tidak beragama. Untuk kegiatan apa pemuda-pemuda itu berbondong-bondong datang? Untuk mendengarkan tiga khotbah yang berbobot per hari, selama dua atau tiga hari. Contoh itu bukan usul, karena konteksnya berbeda. Tetapi, bagi mereka, perhatian kepada Yesus bukan gangguan, seperti kadangkala terasa dalam acara gerejawi di sini.

Mungkin yang paling memprihatinkan ialah ketika firman yang untuknya jemaat sudah datang ternyata tidak bergizi—Yesus hanya muncul di pinggir. Pelayan sesibuk dan sepusing Marta dalam mencari cerita dan lelucon untuk “menyambung” dengan jemaat (alias “relevan”), tetapi sudah lupa dengan Siapa jemaat itu mau disambungkan.

Pos ini dipublikasikan di Lukas dan tag . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Luk 10:38-42 Menerima Yesus dengan sejati (2 Sep 2012)

  1. Ping balik: Menerima Yesus dengan sejati « writewritewrite

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s