Yoh 6:53-59 Memakan dan Meminum Yesus (7 Okt 2012)

Perikop ini menyinggung masalah yang luas di dalam gereja, yaitu, hubungan dengan Kristus yang tidak jelas, yang lebih seperti kepada pejabat tinggi dan jauh, bukan bagian dari kehidupan sehari-hari. Minggu ini bukan minggu untuk menegur jemaat. Jemaat perlu melihat kelebihan Kristus atas roti jasmani, dan atas dasar itu didorong untuk menjadikan-Nya pusat kehidupan.

Penggalian Teks

Perikop ini tentu berkaitan dengan seluruh pasal 6 di mana Yesus memberi makan lima ribu orang (6:1-15), kemudian mereka mencari Yesus. Mulai 6:25, mereka menemukan-Nya di Kapernaum dan berdialog dengan-Nya, persisnya, menurut akhir perikop kita, di rumah ibadat (sinagoge). Yesus sendiri yang mengembangkan makanan sebagai kiasan untuk percaya kepada-Nya. Orang bekerja untuk makanan biasa yang akan binasa (6:27), tetapi cara bekerja untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal ialah percaya kepada Kristus (6:29), karena Dia adalah roti hidup (6:35). Makan roti itu berarti akan beroleh hidup kekal dengan dibangkitkan (6:40), karena ditarik oleh Bapa untuk menerima pengajaran Yesus (6:44-45). Di dalam 6:27 Yesus menyebut diri “Anak Manusia”, gelar yang pertama dipakai dalam 1:51. Dalam ayat itu, Dia adalah titik temu antara sorga dan bumi dalam penyataan, dan dalam ayat-ayat berikut Dia tetap adalah titik temu, juga dalam keselamatan (3:14), hukuman (5:27), dan di sini, sebagai makanan.

Kemudian, Yesus menantang mereka lagi dengan penjelasan bahwa yang dimakan adalah daging-Nya (6:51)! Makanya, mereka bingung (6:52). Dalam jawaban Yesus, diri-Nya sebagai makanan yang bertahan sampai kehidupan kekal menjadi dua hal: daging-Nya dan darah-Nya. Memakan dan meminum kedua hal itu adalah syarat mutlak untuk hidup kekal dengan dibangkitkan pada akhir zaman (53-54). Meminum darah orang malah lebih menjijikkan daripada memakan daging, tetapi sebenarnya mulai ada petunjuk bagi mereka di sini. Di mana mereka biasa minum minuman yang merah serta roti? Tentu, di dalam perayaan Paskah. Paskah merayakan keselamatan yang membawa hidup bagi Israel. Dengan cara yang mengusik, Yesus mengatakan bahwa Dialah penggenapan Paskah: apa yang diharapkan Israel di dalam Paskah akan didapat di dalam Yesus. Dalam 6:4 ternyata Paskah mendekat.

Aa.55-57 menyampaikan alasannya. Yesus menempatkan daging dan darah-Nya sebagai makanan yang sejati (55). A.56 menjelaskan apa artian dari memakan darah dan daging-Nya, yaitu, “tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia”. Maksud-Nya, hubungan yang erat. Kita hidup sebagai orang yang berada di dalam Kristus, dan dia juga tinggal di dalam kita, sehingga apa yang kita lakukan digerakkan oleh Dia. Lebih mendasar lagi, dalam a.57 kita hidup oleh-Nya. Hidup itu adalah hidup dari Allah Bapa, melalui Yesus yang Dia utus. Hidup di dalam Yesus berarti menikmati hidup Allah sendiri.

A.58 menyimpulkan seluruh diskusi (6:25-57): Yesus adalah roti yang melebihi manna dan menggenapi Paskah, karena memberi hidup selama-lamanya.

Maksud bagi Pembaca

Yesus mendorong pendengar-Nya, termasuk kita, untuk mencari makna dan semangat hidup di dalam relasi yang erat dengan Dia, bukan dalam hal-hal jasmani.

Makna

Bagaimana memakan daging dan tubuh Yesus? Daging dan darah pertama-tama merujuk pada kematian-Nya. Tetapi, melihat diskusi sebelumnya, daging dan darah juga merujuk pada Kristus sebagai pusat kehidupan—Tuhan, teladan, dan tujuan dalam pengharapan akan kebangkitan. Dalam 15:7, ajaran Yesus membawa diri-Nya ke dalam hati kita. Itulah makanan dan minumannya. Tetapi, bahan itu bukan untuk diamati saja, melainkan untuk dimakan dan diminum, artinya, menjadi bagian dari kehidupan kita. Cara mendasar ialah percaya (6:29).

Pos ini dipublikasikan di Yohanes dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s