Yeh 47:21-23 Menerima warisan Allah bersama-sama [7 April 2013]

Selamat Paskah, dan selamat kembali ke blog Tomentiruran. Nas ini pendek, sehingga saya menyoroti konteks dalam kitab Yehezkiel, supaya lebih jelas maknanya. Tetapi makna suatu perkataan tidak pernah statis, dan kita harus memahaminya dalam rangka penggenapan oleh Yesus. Tinggal bagaimana Pembaca membawa firman ini lagi ke dalam konteks pelayanan masing-masing menjadi firman yang hidup.

Penggalian Teks

Yehezkiel 40-48 merupakan puncak nubuatan tentang keselamatan yang menjadi bagian kedua kitab Yehezkiel (mulai p.34). Karena perikop kita menyangkut orang asing, kita perlu mengingat peran bangsa-bangsa. Dalam p.24 ada pemberitahuan bahwa pengepungan Yerusalem sudah mulai, sesuai dengan nubuatan Yehezkiel dalam pasal-pasal sebelumnya. Dalam pp.25-32, hukuman Allah juga dinyatakan kepada berbagai bangsa yang lain; Dia melawan semua kejahatan manusia. Setelah pemberitahuan bahwa kehancuran Yerusalem sudah terjadi (p.33), pp.34-37 menubuatkan pemulihan bangsa Israel, termasuk pemimpin baru (p.34) dan pemberian Roh Kudus (36:26-28). Dalam pp.38-39, bangsa-bangsa kembali menyerang Israel di bawah pimpinan Gog. Tetapi bangsa yang sudah dipulihkan dilindungi oleh Allah dengan kemenangan yang sangat besar yang membawa kemuliaan bagi Allah (bdk. Why 19:11-21).

Dengan umat Allah sudah aman, pp.40-48 berbicara tentang struktur umat. Pp.40-42 menceritakan Bait Allah yang baru. Dalam 43:1-12, kemuliaan Allah—yang meninggalkan Bait Allah dalam p.8—kembali, sehingga Bait Allah menjadi tempat dan sumber kehidupan. Pp.43-46 menjelaskan peraturan-peraturannya. Akhirnya, dalam pp.47-48 seluruh tanah diuraikan. Bagian ini mulai dengan Bait Allah sebagai sumber air hidup baginya (47:1-12; bdk Why 22:1-2), dan berakhir dengan nama baru kota Yerusalem, “Tuhan hadir di situ”. Di antaranya, pembagian tanah kepada suku-suku diperincikan. Pembagian itu akan rata (47:13-14), dan batas seluruh tanah dijelaskan dalam 47:15-20. Urutan suku-suku disampaikan dalam 48:1-29, dengan satu bagian khusus untuk Bait Allah, para imam, para Lewi dan kota Yerusalem. Sebelum penyampaian urutan itu, di luar dugaan, nas kita menjelaskan tempat orang asing.

A.21 mengulang 47:13-14 bahwa pembagian tanah itu menurut suku. Dalam a.22, pembagian itu menyangkut “milik pusaka” tanah yang menjadi pegangan hidup yang tidak boleh diganggu gugat. Tetapi, yang akan terhitung sebagai anggota suku termasuk orang-orang asing yang sudah menjadi bagian masyarakat dengan menetap dan berkeluarga. Mereka harus dianggap sama seperti orang asli, sehingga mereka berbagi dalam milik pusaka itu. Tempat kediaman mereka menjadi milik pusakanya (23).

Maksud bagi Pembaca

Peraturan dalam nas ini menjadikan orang asing yang telah menjadi bagian dari umat Allah juga menjadi pewaris penuh janji Allah bagi umat-Nya. Semangat itu digenapi dalam Kristus, yang di dalam-Nya tidak ada lagi orang Yahudi atau orang Yunani. Namun, ketika Injil mengakar dalam sebuah budaya, ada kecenderungan untuk keanggotaan gereja juga “membudaya”–orang Toraja/Batak/Minahasa dianggap lebih cocok menjadi orang Kristen daripada orang Bugis/Aceh/Gorontalo. Sikap di bawah sadar itu sejajar dengan sikap etnosentris sebagian orang Israel yang secara halus dilawan Yehezkiel di sini.

Makna

Penglihatan Yehezkiel tidak pernah digenapi secara harfiah, bahkan ketika Israel kembali dari pembuangan dan membangun Bait Allah kembali. Dia membayangkan keselamatan Allah sesuai dengan pola yang sudah dinyatakan kepada Israel. Kemah Suci dibuat setelah Israel diselamatkan dari Mesir (Keluaran 25-40); Bait Allah mulai dirancang setelah Israel menjadi aman di bawah Daud (2 Sam 7:1); Bait Allah kekal ini akan dibuat setelah musuh-musuh Allah dihancurkan (pp.38-39). Dalam PB, semuanya itu dianggap digenapi di dalam Kristus. Dia telah datang menjadi gembala yang baik (p.34, bdk. Yohanes 10) yang membawa pengampunan dan pencurahan Roh Kudus sebagai buah sulung milik pusaka kita. Pada kayu salib Dia telah menang atas penguasa-penguasa (Kol 2:15), dan kitab Wahyu menantikan penuntasan kemenangan itu dalam Wahyu 19, dan pembagian Yerusalem baru kepada umat-Nya dalam Wahyu 21 sebagai milik pusaka. Jadi, nas kita menyatakan sesuatu tentang maksud Allah bagi dunia-Nya, walaupun bentuknya tidak seperti yang dibayangkan Yehezkiel.

Penglihatan ini juga tidak memikirkan misi kepada bangsa-bangsa. Dalam kitab Yehezkiel, ada dua jenis orang asing: bangsa-bangsa yang memberontak terhadap Allah, dan dalam nas kita orang-orang yang bergabung dengan kehidupan umat Allah (bandingkan Rut, atau beberapa rekan raja Daud). Kepada kelompok pertama tidak ada misi untuk membawa terang Injil, seperti dalam kitab Yesaya. Pembedaan itu harus diperhatikan–masih banyak orang yang ada di luar jangkauan berita Injil yang membutuhkan misi umat Allah. Tetapi pesan Yehezkiel juga penting, karena sering ada orang di antara orang-orang kristen yang siap untuk bergabung, dan membutuhkan penerimaan yang penuh seperti dalam perikop ini.

Pos ini dipublikasikan di Yehezkiel dan tag , . Tandai permalink.

9 Balasan ke Yeh 47:21-23 Menerima warisan Allah bersama-sama [7 April 2013]

  1. alexander Palimbunga berkata:

    Sekamat Paskah. Selamat kembali berbagi dengan rekan2 lewat Tomentiruran! Tuhan dimuliakan. JBU.

  2. sanda berkata:

    Thanks Ambe’. Salamat bersua kembali melalui blok ini. Tuhan memberi hikmat dan kecerdasan untuk menolong banyak orang dalam melayani Tuhan.

  3. abuchanan berkata:

    Amin!

  4. Marthen Lius berkata:

    Selamat Paskah, senang sekali kembali bertemu di bolg ini, selamat dan mari kita muliakan Allah kita yang telah memungkinkan kita menerima dan menikmati warisan Allah.

  5. Anto berkata:

    Pak Judul di MJ krg klop dgn perikop hehe

  6. abuchanan berkata:

    Selamat Paskah dan selamat melayani.

  7. abuchanan berkata:

    Kayaknya ada tema “berbagi” bulan ini.

  8. Ouuuw….!!!
    Akhirnya To mentiruran “BANGKIT”
    KURRE SUMANGA’, POLE PARAYA!

  9. firman panggarra berkata:

    Selamat kembali ke tanah Israel… slamat paskah pak…
    Semoga tomentiruran eksis kmbli….. Gb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s