Yes 45:1-8 Allah Pencipta gelap dan terang [9 Juni 2013]

Kemarin saya mengikuti pengurapan pendeta, dan mendengar kembali bahwa salah satu tugas pendeta ialah menyampaikan firman Allah “dengan saksama”. Semoga renungan di bawah ini membantu Saudara dalam menunaikan tugas itu.

Penggalian Teks

Mulai pasal 40, nubuatan Yesaya banyak berbicara tentang Israel dalam pembuangan. Ada dua penekanan pokok, yaitu, bahwa Allah tetap peduli tentang Israel, dan bahwa Allah sanggup untuk menolong Israel. Pokok kedua ini disampaikan dengan menegaskan keunikan Allah.

Perikop kita memiliki ciri khas yang berkaitan dengan kedua pokok tadi, yang menyangkut Koresh. Koresh adalah raja negeri Persia (Ezra 1:1), negeri adikuasa yang menggantikan negeri Babel yang membawa Israel ke dalam pembuangan. Yes 44:24-28 menjanjikan pembangunan Israel kembali, dan nama Koresh disebutkan sebagai puncak dalam 44:28. Koresh akan menjadi alat keselamatan bagi Israel, dan juga menunjukkan kuasa Allah yang tidak terbatas pada Israel saja.

Dalam a.1 ada dua pengantar. “Beginilah firmah TUHAN” adalah pengantar nabi. Sisa a.1 adalah pengantar Allah. Kepada siapa pengantar itu? Tentu, Israel. Allah menyampaikan berita yang mengejutkan bahwa Dia mengurapi Koresh untuk suatu tugas khusus (sama seperti raja atau imam diurapi), dan bahwa kemenangan-kemenangan Koresh adalah tindakan Allah: “Aku menundukkan…Aku membuka…”. Tentu, semuanya dalam rangka keselamatan Israel (44:28).

Aa.2-7 dialamatkan kepada Koresh. Kita tidak tahu apakah dia pernah mendengar tentang nubuatan ini—hal itu tidak mustahil karena Ezra 1:1 menunjukkan bahwa dia (atau jejaringannya) memiliki informasi tentang agama Israel. Namun, kita harus tetap mengandaikan bahwa sasaran utama firman ini adalah Israel, sama seperti perikop-perikop di sebelum maupun sesudahnya.

Firman Allah kepada Koresh dalam aa.2-7 mengandung berbagai janji dengan satu tujuan, yaitu pengenalan akan Allah. Allah akan menyertainya dalam semua usaha perangnya (2-3) supaya Koresh mengenal Tuhan. Dia memanggil Koresh dengan nama dalam nubuatan ini, artinya, nubuatan ini merupakan bukti bahwa Tuhan telah merancang kemenangan Koresh sebelum hal itu terjadi, dan nubuatan ini yang menggelari Koresh sebagai Yang Diurapi, penyelamat Israel. Namun, panggilan itu bukan karena Koresh yang tidak mengenal Allah melainkan karena Israel yang dipilih Allah (4). Panggilan Tuhan sebelum Koresh menang itu membuktikan keunikan Tuhan bukan hanya kepada Koresh melainkan kepada seluruh bumi (5-6).

Keunikan Tuhan ditegaskan dengan melihat nasib mujur dan malang ada dalam tangan-Nya. Jelas bahwa Koresh mengalami nasib mujur, dan musuh-musuhnya mengalami nasib malang, tetapi kita dapat juga melihat pesan bagi Israel. Mereka sedang dalam kegelapan pembuangan, tetapi melalui Koresh Tuhan akan menciptakan terang. Jadi, a.8 menyampaikan pengharapan keselamatan pertama-tama bagi Israel. Tentu, sudah ada petunjuk dalam 42:1 & 4 bahwa keselamatan Israel akan menjadi bibit keselamatan bagi seluruh dunia.

Maksud bagi Pembaca

Allah mau mengangkat penglihatan Israel untuk memandang kisah mereka dari sudut pandang Allah. Kondisi pembuangan mereka akan menjadi kesempatan untuk Allah memperkenalkan diri kepada seluruh dunia dengan memakai seorang raja asing. Dengan demikian, Israel sendiri akan tahu bahwa Tuhan berkarya baik dalam gelap maupun terang. Gelapnya pembuangan akan diikuti oleh terang keselamatan.

Kesimpulan itu tidak memberi ruang untuk memakai Koresh sebagai teladan. Fokus terhadap Koresh saya ragukan karena dua hal. Yang pertama, Koresh tidak sengaja mengemban misi Allah, dia dipakai sebagai alat oleh Allah. Bagi saya itu teladan yang aneh. Yang kedua, aa.7-8 bermaksud untuk menguatkan Israel, bukan Koresh, dan saya tidak melihat cara yang baik untuk mencocokkan aa.7-8 dengan khotbah tentang Koresh sebagai teladan.

Makna

Apakah mengangkat penglihatan jemaat terlalu “menyurga” dan kurang “membumi”? Pertanyaan sebaliknya ialah, Bukankah jemaat rata-rata takut terhadap pemerintah yang dianggap makin tidak ramah terhadap kaum nasrani? Jangan sampai orang-orang kristen selama ini lebih mengandalkan kuasa para pembesar kristen daripada kuasa Allah, dan sedang menuai hasil dari ketidakpercayaan itu. Mereka tidak percaya bahwa Allah berdaulat bahkan atas Koresh-Koresh, mereka percaya bahwa baru jika ada menteri-menteri dan pejabat-pejabat tinggi yang beragama kristen, maka mereka akan aman. Kepada umat yang tidak percaya ini, saya rasa firman tentang kedaulatan Allah bahkan atas pembesar di luar umat-Nya akan berguna. Kepercayaan yang telah dibangun atas kebenaran juga adalah penerapan yang praktis.

Tentu, kita harus memahami keselamatan ini dalam rangka Yesus. Pembuangan menggambarkan kondisi umat Allah sebagai to mentiruran (pendatang), dan janji Allah adalah dunia baru (atau dunia yang telah diperbaharui). Janji dalam PB adalah kedamaian dengan Allah dan sesama orang percaya sekarang (tentu, kedamaian itu ditawarkan kepada semua orang), tetapi kesejahteraan hanya dijanjikan dalam dunia baru itu (walaupun tidak dilarang dan bisa dipakai Tuhan sekarang). Mengamati gereja sekarang saya bisa agak mengerti pola ini. Gereja di banyak tempat mendapat bagian dalam kemakmuran Indonesia yang bertambah-tambah, dan apa balasannya kepada Tuhan? Korupsi, gengsi, dan/atau keasyikan berlebihan dengan benda-benda elektronik. Bisa saja penganiayaan menjadi salah satu alat Allah untuk menyadarkan umat-Nya kembali. Allah menciptakan gelap dan terang, nasib mujur dan nasib malang. Dia tidak hanya berdaulat atas para pembesar ketika mereka berlaku adil. Bahkan dalam penganiayaan Dia berdaulat.

Tentu, kita tidak berdoa supaya kondisi di Indonesia memburuk, kita berdoa supaya datanglah kerajaan Allah. Gelap akan menjadi terang, dan janji dalam a.8 itu diteguhkan di dalam Kristus sehingga tetap memberi kita semangat dalam penantian kita.

Pos ini dipublikasikan di Yesaya dan tag , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Yes 45:1-8 Allah Pencipta gelap dan terang [9 Juni 2013]

  1. theonatumnea berkata:

    terima kasih, Tuhan memberkati amen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s