Yohanes 12:1-8 “Karya Kristus lebih berharga” [13 Mar 2016]

Penggalian Teks

Cerita ini tidak sulit dipahami sepintas lalu: Lazarus bersama kedua saudara Maria dan Marta menunjukkan rasa syukur mereka atas kebangkitan Lazarus (yang diceritakan dalam pasal sebelumnya, 11:1–44). Cara mereka adalah mengadakan perjamuan. Lazarus yang dibangkitkan makan bersama dengan Yesus; Marta melayani, dan Maria meminyaki kaki Yesus dengan minyak narwastu yang sangat berharga. Yudas keberatan, sehingga ada kesempatan bagi Yesus untuk menubuatkan kematian-Nya.

Tentu saja, yang mau diperlihatkan Yohanes dalam cerita ini ialah makna tentang Yesus. A.1 menunjukkan kedua hal pokok: Paskah dan kebangkitan. Kebangkitan Lazarus melihat ke kebangkitan Yesus yang menjadi dasar untuk kebangkitan semua orang percaya. Paskah adalah penyembelihan anak domba untuk merayakan awal dari penyelamatan Israel dari Mesir. Dalam Injil Yohanes, Yesus disalibkan pada hari persiapan (lihat 19:14), bersamaan dengan anak domba yang akan dimakan pada perayaan Paskah pada Jumat malam. (Dalam Alkitab kata Paskah hanya dipakai untuk perayaan itu, dan juga penggenapannya oleh Yesus dalam 1 Kor 5:7, bukan untuk kebangkitan Yesus.) Dengan demikian, Dia menjadi Anak Domba Allah yang “mengangkat” (LAI: menghapus) dosa dunia (Yoh 1:29).

Dalam rangka itu, Yesus menafsir ulang tindakan Maria (7). Tindakannya menjadi pertanda akan penguburan Yesus, yang tentunya menyiratkan kematian-Nya. Lepas dari soal seberapa jauh Maria sadar bahwa Yesus akan mati (dan mau menyoroti kemungkinan itu dengan tindakannya), kebangkitan Lazarus yang dia syukuri sudah cukup untuk merujuk padanya. Artinya, kebangkitan Lazarus adalah pertanda kebangkitan Yesus, yang menjamin kebangkitan orang percaya karena Yesus sebelumnya mati sebagai Anak Domba yang menghapus dosa itu. Penguburan Yesus ada di antara kedua peristiwa itu, dan mayat biasanya diminyaki seperti yang dilakukan Maria.

Mungkin juga tindakan Maria dapat dilihat sebagai semacam pengurapan. Kata aleifo (mengoles, mengurapi) dipakai untuk pengurapan, dan beberapa ayat kemudian, Yesus akan tampil sebagai Raja (12:12–15). Kemudian, Dia akan diurapi seperti raja oleh Nikodemus (19:39). Usul itu adalah implikasi dari alur cerita, bukan langsung dari teks.

Beberapa makna ini jelas tidak dilihat oleh Yudas. Bahkan syukur Maria sepertinya tidak diakui. Jawabannya mengangkat orang miskin sebagai prioritas di atas mengurapi Yesus, tetapi Yohanes membongkar alasannya dari dua segi. Yang pertama, dia akan segera menyerahkan Yesus (4), sehingga jelas bahwa dia tidak mencintai Yesus. Yang kedua, dia mencuri dari kas (5), sehingga diragukan bahwa dia mempedulikan orang miskin. Jawaban Yesus mengangkat penguburan-Nya, yang (dalam alur cerita lebih luas) menjadi dasar harapan untuk semua orang, termasuk orang miskin. Artinya, tindakan Maria itu baik bukan (hanya) karena motivasinya, tetapi karena maknanya tentang karya Yesus. Mempersiapkan tubuh-Nya untuk kematian-Nya lebih penting daripada menjawab kebutuhan manusia sesaat saja. Setelah Dia pergi, Dia tidak bisa diurapi lagi.

Karena sekarang Yesus sudah pergi, kita harus hati-hati dengan a.8. Ul 15:11 yang dikutip (“orang-orang miskin selalu ada pada kamu”) adalah bagian dari perintah supaya orang Israel tidak jemu bermurah hati kepada orang-orang miskin itu. Bisa saja Yesus menyindir Yudas, kalau selama itu Yudas belum giat memberi kepada orang miskin, sebagaimana dugaan kita mengingat a.6. Dalam 1 Yoh 4:20, ketika Yesus tidak ada lagi, mengasihi orang yang berkebutuhan justru merupakan cara mengasihi Allah. Walaupun memaknai Yesus sebagai Juruselamat lebih penting daripada melayani orang miskin, sekarang kasih tidak harus memilih di antaranya. Sebaliknya, Yudas membenci (paling sedikit dalam tindakannya) kedua-duanya.

Tentang Apa dan Untuk Apa?

Karya Kristus (terutama kematian dan kebangkitan-Nya) lebih berharga dari apapun. Kesadaran bahwa hidup baru kita adalah pemberian-Nya semata-mata akan membuat kita juga siap untuk mempersembahkan apa yang paling berharga kepadanya.

Makna

Yohanes sudah menyebut Yesus sebagai Anak Domba Allah yang menghapus dosa (1:29) yang akan diangkat pada salib supaya siapa saja yang percaya memperoleh hidup yang kekal (3:14–15). Dia adalah gembala yang baik yang akan menyerahkan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya (10:11). Juga, Dialah yang akan memanggil orang mati dari kubur (5:28), sebagaimana Dia memanggil Lazarus dari kubur (11:43). Pengampunan dosa, hidup kekal, dan persekutuan dengan Dia (kawanan domba dengan gembala) adalah makna kaya yang tersirat dalam a.1–2. Perjamuan dalam a.2 memberi gambaran tentang persekutuan ini (menarik bahwa dalam Mazmur 23, rumput yang baik menjadi meja yang berlimpah-limpah).

Tindakan Maria sudah menunjukkan kasih yang tidak menghitung-hitung lagi. Tindakannya sama seperti seorang keluarga yang mempersiapkan mayat orang kekasih untuk penguburannya; harga yang dibayar tidak penting. Dengan demikian, Maria mengaku bahwa Yesus menjadi sepenting keluarga, malah lebih. Sementara Yudas terasing dari Yesus, dan juga dari sesama.

Adakah usul praktis? Karena tindakan Maria tidak bisa ditiru, dan karena perikop ini mau menyampaikan kesadaran tentang Yesus dan rasa syukur yang timbul daripadanya, belum tentu ada tindakan baru yang akan diusulkan. Satu pengukur bagi pelayan bisa begini: sejauh mana kepuasan dalam pelayanan timbul dari amplop yang tebal (sebagai penghormatan), atau iman jemaat yang bertumbuh. Gaji setahun (300 dinar) tidak penting bagi Yesus, karena Allah tidak dibatasi oleh kekurangan dana, tetapi ucapan syukur Maria berharga bagi-Nya.

Pos ini dipublikasikan di Yohanes dan tag , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Yohanes 12:1-8 “Karya Kristus lebih berharga” [13 Mar 2016]

  1. alexander palimbunga berkata:

    Tx pak Andrew, JBU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s