1 Timotius 2:1-7 “Doa untuk keselamatan semua orang” [18 Sep 2016]

Penggalian Teks

Perikop ini adalah nasihat pertama yang Paulus mau disampaikan Timotius sebagai dasar yang akan mencegah ajaran yang sesat yang dibahas dalam p.1. Sesuai dengan kesaksiannya Paulus menginginkan doa untuk keselamatan semua orang

Aa.1–2 mengusulkan doa dan syukur untuk semua orang dan untuk para pembesar. Soal doa untuk semua orang dilanjutkan dalam a.4. Soal doa untuk para pembesar menyebutkan tugas pemerintahan untuk menciptakan “hidup tenang dan tenteram” demi kesejahteraan masyarakat. Tetapi Paulus mengangkat tujuan yang lebih tajam, yaitu kesalehan dan cara hidup yang menonjol. Kesalehan itu memang berkenan di hadapan Allah (a.3), tetapi dengan menyebut Allah sebagai Juruselamat, Paulus memperluas cakrawala. Semua orang yang didoakan itu juga mau diselamatkan oleh Allah (a.4). Jadi, kesalehan itu juga penting dalam rangka mendukung tujuan Allah itu.

Aa.5–6 memperjelas kehendak Allah untuk menyelamatkan semua orang. Karena Allah itu esa, maka semua orang menjadi urusan-Nya. Cara Allah menyelamatkan semua orang itu dilaksanakan di dalam Yesus sebagai satu-satunya pengantara. Yesus menjadi pengantara antara Allah dan manusia sebagai manusia yang menyerahkan diri-Nya pada salib. Itulah inti berita yang muncul pada saatnya dalam rencana Allah.

Bagaimana berita itu sampai kepada semua orang? Paulus ditetapkan sebagai pemberita, utusan, dan pengajar, justru kepada semua orang (kecuali orang Yahudi yang memiliki rasul-rasul yang lain). Kata “pemberita” dan “rasul” sering dipakai untuk orang yang membawa berita yang penting bagi kerajaan. Jika Kaisar sering diberitakan sebagai juruselamat (soter), Paulus menjadi utusan Allah untuk memberitakan keselamatan yang sebenarnya, yang diadakan di dalam Yesus Kristus.

Tentang Apa dan Untuk Apa?

Dasar untuk jemaat yang sehat ialah kebenaran bahwa Allah mau menyelamatkan semua orang di dalam Yesus Kristus. Kita diajak untuk mendoakan semua orang supaya selamat, termasuk mendoakan pemerintah supaya kesaksian hidup kita tampak, dan untuk mendukung orang-orang yang diutus sebagai pemberita Injil.

Makna

Paulus menulis untuk jemaat yang percaya kepada Kristus, sama seperti kita. Allah masih mau supaya semua orang mengenal kebenaran melalui cara hidup jemaat dan pemberitaan Yesus Kristus. Dalam konteks kita, ada beberapa penekanan yang bisa diusulkan.

Hampir semua manusia rindu hidup tenang dan tenteram, tetapi jika terjadi, tidak semua mau hidup saleh. Allah memberi kita konteks sosial yang relatif tenang supaya kita bisa menunjukkan cara hidup yang sesuai dengan orang yang ditebus oleh Kristus. Dalam konteks kita, kita menunjukkan bahwa Kristus lebih utama dari uang, rumah yang besar, dan upacara yang mewah.

Kemauan Allah supaya semua diselamatkan diwujudkan melalui tebusan Yesus Kristus. Ada penelitian yang mengungkapkan bahwa banyak anggota jemaat tidak memikirkan Kristus ketika mereka jatuh ke dalam dosa. Sepertinya, mereka berharap pada kemurahan Allah, bukan pada pengorbanan Kristus. Kemurahan Allah yang dipahami secara umum saja itu dasar lemah untuk iman, harapan “mudah-mudahan”. Sementara kematian Kristus adalah dasar yang kuat untuk mengimani kemurahan Allah. Setiap kali ada perikop yang berbicara tentang karya Kristus, hal itu semestinya mendapat sorotan dalam pemberitaan kita.

Apa makna sekarang bahwa Paulus ditetapkan sebagai pemberita dan rasul? Jelas tidak semua jemaat menjadi rasul. Bagi kita, aspek itu mendorong kita untuk menghargai pemberitaan Paulus yang dituangkan dalam surat-suratnya. PB adalah sumber utama untuk mendapatkan kesaksian tentang Kristus. Juga, tidak semua jemaat menjadi pemberita kepada bangsa-bangsa, alias zending. Tetapi jemaat yang hidup saleh akan mendapat kesempatan untuk berbicara tentang tebusan Kristus itu.

Pos ini dipublikasikan di 1 Timotius dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s