Arsip Kategori: Pengkhotbah

Pkh 11:9-12:8 Nikmatilah masa muda dengan sadar akan Allah [23 Oktober 2011]

Kitab pengkhotbah banyak menggelitik pembaca, khususnya dengan istilah “sia-sia”. Kata hebel yang diterjemahkan “sia-sia” berarti uap, dan juga dipakai untuk berhala sebagai sesuatu yang tidak memiliki bobot atau substansi. Kata itu merupakan kiasan yang sulit ditangkap dengan persis, lebih lagi … Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Pengkhotbah | 3 Komentar

Pkh 4:7-12 “Bersama-sama di dalam dunia yang sia-sia” [14 Agustus 2011]

Kitab Pengkhotbah mau meniadakan khayalan yang terjadi ketika teori kita tentang dunia menjadi lebih penting daripada realitas. Oleh karena itu, dia biasanya melawan anggapan umum dengan contoh lain. Nas kita menarik, karena dia mau mendukung suatu anggapan umum, yakni, pentingnya … Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Pengkhotbah | Tag , , | 2 Komentar

Pkh 5:7-17 Kerja keras dalam dunia yang rusak

Dalam kitab Pengkhotbah kita melihat segi lain dari hikmat. Amsal mau memaparkan hikmat Allah yang tertanam dalam dunia yang Dia ciptakan. Pengkhotbah lebih hati-hati. Kita sebagai manusia terbatas, dan dunia ini tidak selalu berjalan sebagaimana semestinya. Perbedaan itu jangan dilebih-lebihkan. … Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Pengkhotbah | Tag , | Tinggalkan komentar

Pkh 11:1-6 Jaminan dan keberanian

Bagian ini mengandung serangkaian amsal yang merupakan semacam teka-teki. Ada suatu gambaran yang daripadanya kita mau mengambil hikmat untuk kehidupan. Oleh karena itu, maknanya bisa berganda, ada berbagai hal yang mungkin dapat dipetik. Dalam yang berikut saya coba memaparkan proses … Baca lebih lanjut

Beri peringkat:

Dipublikasi di Pengkhotbah | Tag | 1 Komentar